Saat hendak mengirimkan barang kamu pasti pernah mendengar tentang layanan asuransi. Layanan ini biasa di sediakan oleh jasa pengiriman barang terkait saat kamu hendak mengirimkan barang menggunakan jasa mereka. Bahkan, tidak sedikit jasa pengiriman yang mewajibkan membeli asuransi disetiap pengirimannya. Ini dilakukan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Asuransi pengiriman barang adalah suatu cara perlindungan barang apabila terjadi kerusakan baik keseluruhan maupun sebagian sehingga hilangnya nilai suatu barang akibat kerusakan yang terjadi saat pengiriman barang berlangsung. Namun, terkadang banyak customer yang salah paham tentang layanan asuransi ini. Disini kita akan membahas beberapa poin tentang layanan asuransi ini terutama saat pengiriman motor.

Jasa pengiriman barang bukan penyedia jasa asuransi melainkan hanya sebagai penghubung.

Mungkin selama ini banyak shipper atau pengirim yang masih beranggapan bahwa jasa pengiriman barang juga menyediakan jasa asuransi untuk setiap pengiriman barang mereka. Faktanya, tidak ada jasa pengiriman barang yang sekaligus menyediakan jasa asuransi untuk setiap pengirimannya. Sifatnya hanya sebagai penghubung untuk mengurus proses asuransi sehingga customer tidak perlu repot untuk menyediakan data terkait asuransi. Jasa pengiriman akan langsung membantu untuk pengurusan jasa asuransi dengan perusahaan asuransi mitra mereka.

Semua biaya asuransi dibebankan kepada pengirim. Namun, pengirim tak di bebankan untuk biaya pengurusan. Itu menjadi tanggung jawab jasa pengiriman barang dengan mitra asuransi mereka.

Pilihlah jenis asuransi yang cocok untuk pengiriman barang anda.

Sebelum melakukan pengiriman barang dengan asuransi pahami dulu tentang jenis-jenis asuransi pengiriman yang ditawarkan agar tidak keliru saat ingin melakukan klaim seandainya barang rusak atau hilang. Berikut jenis-jenis asuransi saat pengiriman barang :

1. Klausa C (ACC-C)

Perlindungan pengiriman barang dengan proteksi paling bawah dinamakan dengan klausa C. Klausa ini hanya menjamin barang yang rusak sangat berat atau hilang dalam pengiriman. Kondisi-kondisinya seperti :

  • Kebakaran yang di susul ledakan atau tanpa ledakan.
  • Tenggelam, tabrakan, atau kandas sehingga barang kiriman tidak bisa diselamatkan.
  • Terjadi musibah saat loading dan unloading barang.
  • Proses penyelamatan yang mana harus mengorbankan barang kiriman

2. Klausa B (ACC-B)

Perlindungan pengiriman barang tipe ini memiliki proteksi sedang. Kondisi-kondisi perlindungan sedikit lebih luas dari Klausa C. Hal yang di cakup oleh Klausa B yang berbeda dengan Klausa C adalah force majeur atau bencana alam, kerusakan karena packing yang kurang baik, dan barang hilang sebagian jika dalam koli yang banyak.

3. Klausa A (ACC-A)

Perlindungan pengiriman barang yang mencakup semua resiko pengiriman sesuai dengan yang tercantum di klausa premi. Ini memiliki proteksi pengiriman paling kuat apabila terjadi kerusakan atau kehilangan saat pengiriman barang anda.

Nah setelah mengetahui beberapa jenis asuransi tersebut cocokkan dengan kebutuhan pengiriman anda dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti waktu pengiriman, jarak pengiriman, moda pengiriman dan tentunya biaya.

Informasi yang harus diketahui pengirim tentang asuransi.

Ada beberapa hal yang harus ditanyakan pengirim terkait asuransi kepada jasa pengiriman

  1. Perhitungan premi asuransi : umumnya dihitung 0.25 – 5% dari keseluruhan harga barang tergantung jenis asuransi dan perusahaan asuransi.
  2. Biaya administrasi : biasanya sudah disertakan dengan perhitungan premi dengan penjelasan perhitungan dari perusahaan asuransi.
  3. Persyaratan klaim kerusakan : ini ada saat klausa perjanjian, bisa dibaca di dokumen premi yang diserahkan oleh perusahaan asuransi untuk proses pengajuan klaim.
  4. Lama pengajuan klaim : tanyakan tentang lama pengajuan klaim jika terjadi kerusakan dan kehilangan mulai dari awal pengumpulan dokumen sampai pencairan dana klaim.

Perhatikan setiap keamanan barang kiriman anda, bahkan jasa pengiriman terbaik pun kadang-kadang juga mengalami kecelakaan saat pengiriman baik yang terjadi karena human error maupun yang terjadi karena faktor alam (force majeur). Alangkah baiknya kita sebagai pengirimn yang pintar memastikan keamanan barang kita sendiri dengan mencoba memberikan asuransi disetiap pengiriman.

APM Logistics sebagai salah satu jasa pengiriman di Nusantara melayani berbagai pengiriman baik berupa barang pribadi, pindahan maupun pengiriman motor dari kota-kota besar di Indonesia. Kita juga melayani jasa pengurusan asuransi bagi anda yang mau mengasuransikan barang kiriman anda. Kirim barang? ke APM Logistics aja.